Langsung ke konten utama

Aku Mencintaimu Dengan (Tak) Sederhana

Mencintaimu tak sesederhana api yang membakar kayu menjadi debu,
Mencintaimu tak sesederhana angin yang menerbangkan debu sambil berlalu,
Aku mencintaimu tak sesederhana seperti hati yang mudah melekat hanya karena lagu,
Oleh karena itu tak sederhana pula aku melupakanmu, sebab jejakmu terlanjur membekas dihatiku

Sebuah puisi pada lembar kertas yang kian menguning, yang tengah mengusang termakan usia. Kertas yang telah terabaikan 2 tahun terakhir diantara halaman buku tua yang lama tak ku jamah. Kata-kata terakhir yang ku terima sebagai pernyataan akhir dari dua orang yang saling meniadakan pada akhirnya.
Bukan maksudku sengaja mengabaikannya. Tapi tak semudah itu membaca isi dan maknanya, yang bisa jadi membuatku tak ingin pergi dan menetap kembali pada hati yang sama.
Selang waktu berlalu, nyatanya hatiku masih bergetar membacanya. Guratan tulisan tangannya membuatku hatiku teriris dan kian menggetar. Karena bagiku, menghapus kenangan tentangnya tak sesederhana ombak membasuh guratan kata pada pantai.
Entah bagaimana kabarnya kini. Apakah kini ia telah menemukan pelabuhan untuk bersandar dan menetap? Ataukah sepertiku yang masih terombang-ambing dilaut lepas tanpa tepian pada batas pandang?
Sungguh tak perlu tahu aku keduanya. Karena hanya dua kemungkinan jika aku tahu, aku sakit karena ia telah menyederhanakan hingga kebilangan nol bagi kisahku atau aku hanya merumitkan harapan yang dapat berakhir pada kekecewaan.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Part 1: Positive Thinking

Positif thinking isn't an instant things Berpikir positif itu ga serta merta begitu aja disegala situasi dan kondisi bisa seperti itu. Dan orang yang terlihat selalu berpikiran positif pun ga berarti ga pernah berpikiran negatif. They fight the negativi ty on their min ds. Kenapa perlu berpikir positif? Karena berpikiran negatif tidak akan menyelesaikan masalah, justru menambah beban pikiran karena over thinking yang ga penting. Berpikir positif itu bisa bantu berpikir lebih jernih dan ga menambah masalah baru dari negative thinking yang berujung sensi sama orang lain 😂 Dan masih banyak lagi Bisa ber- positive thinki ng itu butuh ilmu dan latihan. Ga cukup waktu hanya sehari-dua hari buat jd terbiasa, dan ga cukup juga hanya baca buku sekilas tanpa direnungkan, diresapi dan dipraktekkan. Sepengalaman saya, saya membeli beberapa buku yang berhubungan dengan pengelolaan pikiran dan emosional, mencoba mencari celah tentang gimana sih praktek buat bisa jernih berpikir...

Mari Berbahagia

Bahagia itu diciptakan, bukan dicari apalagi dikejar Siapa yang mau bahagia? Pastinya semua mau dong ya, mana ada orang yang mau menderita. Bagi kamu, apa sih definisi bahagia itu? Karena kita ga akan tahu kita bahagia atau tidak kalau kita tidak tahu apa arti dari kata tersebut. Kalau kamu bertanya apa aku bahagia, jawabannya: Definitely yes yes yessssss!! Walau kadang suka lupa, tapi gapapa, itulah gunanya ada kamu untuk mengingatkan aku, dan begitupun aku yang ingin selalu mengingatkan kamu bahwa aku bahagia sudah mengenal kamu. 😂 Bagiku bahagia itu banyak. Seperti saat masih menghirup udara pagi, merasakan aroma tanah saat hujan, saat melihat orang lain tersenyum bahagia dan masih banyak lagi. Namun, pernah ga sih saat lihat pencapaian orang lain, lalu jadi baper ngerasa kita ga maju-maju sedangkan orang lain sudah sampai ini, itu dan sana? It's okay. Gapapa. Buat punya perasaan itu wajar kok. Jangan berlarut menyalahkan diri sendiri, karena memang manusia ...

Aku Bersyukur bahwa Aku Muslimah

Saat aku minder dan merasa rendah diri, aku perlu ingat kalau aku sudah sangat beruntung. Allah tempatkan aku dilingkungan islam dan menjadikan aku sebagai muslimah, dimana tidak semua wanita di bumi ini mendapatkan kehormatan seperti aku.  Saat aku merasa tidak sehebat teman yang lain, dimana mereka memiliki karir melesat di perusahaan yang di sebut-sebut hebat, aku patut bersyukur Allah telah menempatkan aku di tempat terbaik untukku saat ini dengan banyak keberkahan dan keleluasaan untuk beribadah. Bukankah Allah tidak menuntut dan mewajibkan aku untuk menjadi manager atau posisi lebih tinggi dari itu? jika kelak aku menempati jabatan atau posisi tinggi, maka itu bonus bagiku dan bentuk Allah memberiku tanggung jawab lebih untuk bisa bermanfaat bagi rekan lainnya. Saat aku sedih dengan segala macam permasalahan yang ada, aku bersyukur karena Allah pernah berkata: La Tahzan Innallaha Ma'ana. Allah sudah dari jauh-jauh waktu memberikan jawaban atas kesedihanku dengan berk...