Langsung ke konten utama

Review: Kim Ji Young Born 1982

Secara keseluruhan film ini ga kayak yang step by step terus pertengahan masuk ke klimaks atau masalah, trus di akhiri anti klimaks yang nyata (Walau anti klimaks tetep ada tapi ga yg wow). Dari awal udah jelas masalahnya apa, dan sekitar sampai durasi 1,5 jam masih berkutat pada masalah awal, berkembangnya ga wow. 

Alasan gw nonton ini adalah karena tema nya itu tentang masalah psikis, skizofrenia, 'kesurupan' dalam diksi medis. Udah gitu isu kesenjangan gender juga diangkat disini. Dan kerasa banget, di film itu jadi wanita tuh seakan ga berharga dan ga layak buat diingat keberadaannya. Sedih sih. Ya tapi ini memang ada benarnya juga.

Gw yang sekarang jadi wanita yg kerja sebagai karyawan swasta jadi ikut dilema. Di satu sisi udah pasti ingin kasih 'full' buat anak. Tapi gw yang udah kebiasa aktifitas diluar Rumah, walau gitu2 aja, kalau cuma dirumah aja dan kegiatan nya didalam Rumah Aja, bisa jadi bosen n stres. 

Tapi suka ni sama karakter suaminya. Alami bgt akting sayang ke istrinya, dan alurnya realistic. If then storynya juga masuk akal.

Ratenya? 3,5 dari 5 aja ya, mungkin bukunya lebih menarik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

You Don't Need to Be Perfect

"Hey, kamu itu cantik. Ga usah malu atau minder" Buat para cewek nih, ada yang pernah ngomong sendiri di depan kaca ga kayak gini? Atau.. "Kamu ga apa-apa, kamu baik-baik Aja" ngomong gini ke diri sendiri saat sebenernya ya kamu lagi ga baik-baik Aja. Apa kamu akan ngerasa lebih baik dengan membohongi diri sendiri dengan kata-kata bak oase ? Tau ga? Kamu ga akan langsung berubah jadi cantik seperti artis-artis wanita korea yang kulitny sebening susu. Atau kamu ga akan tiba-tiba menjadi lega, dengan berpura-pura beban atau masalah kamu itu sepele atau menipu itu tidak akan membuat kamu patah, walau nyatanya remuk sudah hatimu itu. Kalau ga cantik emang kenapa? Masalah? Ga cantik bukan dosa. Selama masih ada 2 Mata, 2 hidung, 2 telinga dan 1 mulut, udah Alhamdulillah banget bukan? Ga ada dalilnya ga cantik masuk neraka. Begitupun hidup ga harus selalu tampak bahagia dan ketawa. It's okay to feel not okay dear. Ga ada gunanya menghindar dari masalah dan memaksa dir...

Bersyukur

Syukur.. Kata yang begitu singkat dan sederhana untuk diucapkan namun punya pemaknaan yang dalam dan kadang kala tidak sesedarhana dalam penerapannya. Kamu tahu bahwa bersyukur dapat menyederhanakan rumitnya permasalahan yang menyempitkan hati? Namun sayangnya kodrat manusia sebagai pengeluh sering memburamkan syukur sehingga tak terlihat pandangan akal. Syukur pun bukan hanya saat didatangkan hadiah berlimpah atau kemenangan besar. Namun syukur baiknya ada saat semua terasa sempit, dan ini akan terasa sangat nikmat. Seperti pagi ini, saat aku lupa membawa uang untuk ongkos angkot, dan tanpa diduga ada uang tersisa dengan nominal sejumlah ongkos angkot itu, tidak kurang, tidak lebih. Percayalah selalu ada sela pada keluhmu untuk bersyukur. Karena bersyukur akan melapangkan hatimu dan menjadikannya samudera luas yang tak akan terusik oleh riak tangan manusia. Dan kejadian pagi ini juga membuktikan bahwa Allah telah menjamin rezeki hambaNya, tidak kurang dan tidak lebih, sesuai ke...

Manusia Namanya

Kamu tau ga,  kalau Allah berulang kali menyelamatkanmu Menarik tanganmu dari tepi jurang Dan mengangkatmu erat dalam keselamatan Allah pun sering menyembuhkanmu Menyusun kepingan jiwamu yang remuk Dan membingkainya kembali  Dengan penuh kasih dan sayangNya Namun, kita, manusia, terlalu bodoh Terlalu bodoh untuk menjatuhkan diri, Meremukan diri sendiri setelah berulang diselamatkan Setelah jatuh, patah dan Tak berdaya.. Kamu menyeru dari dasar jurang dalam, Lagi gelap dengan penuh Luka.. "Ya Rabb, tolong aku"