Langsung ke konten utama

Soon or Later

Cepat atau lambat,
Aku dan kamu berubah menjadi Kita
Atau bisa berbeda cerita
Menjadi dua orang asing
yang saling mengasingkan

Kamu dan aku,
Dua orang yang berbeda,
Dengan masa lalu tak sama,
Dan alur cerita berbeda,

Cepat atau lambat,
Kita perlu mengambil langkah,
Entah kaki yang saling memisah,
Atau tangan yang saling menjabat

Cepat atau lambat pula,
Aku akan bertanya.
Sudahkah kamu berdamai dengan masa lalumu?
Menghapus semua noktah tentang dia?

Kutanyakan Hal sama pada diri
Menyiapkan ruang bersih
Tanpa sampah lalu
Yang hanya memenuhi lagi kumuh

Aku tak mau membersamaimu di Masa depan
Dalam bayang Masa lalumu,
Dalam perbandingan aku begini dia begitu
Jika kau masih menjadikannya standar baikmu

Cukupkan lah denganku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Part 1: Positive Thinking

Positif thinking isn't an instant things Berpikir positif itu ga serta merta begitu aja disegala situasi dan kondisi bisa seperti itu. Dan orang yang terlihat selalu berpikiran positif pun ga berarti ga pernah berpikiran negatif. They fight the negativi ty on their min ds. Kenapa perlu berpikir positif? Karena berpikiran negatif tidak akan menyelesaikan masalah, justru menambah beban pikiran karena over thinking yang ga penting. Berpikir positif itu bisa bantu berpikir lebih jernih dan ga menambah masalah baru dari negative thinking yang berujung sensi sama orang lain 😂 Dan masih banyak lagi Bisa ber- positive thinki ng itu butuh ilmu dan latihan. Ga cukup waktu hanya sehari-dua hari buat jd terbiasa, dan ga cukup juga hanya baca buku sekilas tanpa direnungkan, diresapi dan dipraktekkan. Sepengalaman saya, saya membeli beberapa buku yang berhubungan dengan pengelolaan pikiran dan emosional, mencoba mencari celah tentang gimana sih praktek buat bisa jernih berpikir...

Mari Berbahagia

Bahagia itu diciptakan, bukan dicari apalagi dikejar Siapa yang mau bahagia? Pastinya semua mau dong ya, mana ada orang yang mau menderita. Bagi kamu, apa sih definisi bahagia itu? Karena kita ga akan tahu kita bahagia atau tidak kalau kita tidak tahu apa arti dari kata tersebut. Kalau kamu bertanya apa aku bahagia, jawabannya: Definitely yes yes yessssss!! Walau kadang suka lupa, tapi gapapa, itulah gunanya ada kamu untuk mengingatkan aku, dan begitupun aku yang ingin selalu mengingatkan kamu bahwa aku bahagia sudah mengenal kamu. 😂 Bagiku bahagia itu banyak. Seperti saat masih menghirup udara pagi, merasakan aroma tanah saat hujan, saat melihat orang lain tersenyum bahagia dan masih banyak lagi. Namun, pernah ga sih saat lihat pencapaian orang lain, lalu jadi baper ngerasa kita ga maju-maju sedangkan orang lain sudah sampai ini, itu dan sana? It's okay. Gapapa. Buat punya perasaan itu wajar kok. Jangan berlarut menyalahkan diri sendiri, karena memang manusia ...

Senja

Pada suatu senja, di balkon lantai 2 rumah berwarna abu-abu, bercakaplah sepasang suami istri. "Untuk apa kita disini?" Tanya sang istri yang duduk bersebelahan suaminya dengan tatapan heran. "Memandang senja," jawab sang suami tenang. Sang istri mendengus, "Sudah kubilang, aku tidak suka senja. Aku lebih suka pagi. Bagiku senja membuatku hampa, seperti berada di kota mati sendirian ditengah para zombie. Sungguh tidak ada yang bisa kunikmati dari senja selain kegusaran," "Justru itu. Apakah ada pagi jika senja tak pernah ada? Bagaimana bisa kamu mensyukuri dan menikmati pagi yang kau sukai, jika senja yang kau benci tak pernah hadir untuk saling mengisi waktu yang saling berganti? "Istriku sayang, bersyukur itu satu paket, baik untuk yang kamu senangi menerimanya ataupun yang bahkan kau segan untuk menengoknya, "Seperti aku yang tidak sepenuhnya sempurna, yang pasti punya kekurangan sebagai manusia, namun kau mau menerimanya, hingga k...