Langsung ke konten utama

Skala Waktu

...Skala Waktu...

Masing-masing manusia mempunyai skala waktu yang berbeda, tidak ada yang sama persis. Mulai dari bayi hingga menua dan wafat, masing-masing kita memiliki pola yang berbeda. Ada yang rentang lahir dan mati nya begitu dekat, bahkan tak sampai berumur sehari. Dan ada pula yang skala lahir dan matinya harus melampaui ratusan tahun dan menyaksikan banyak perubahan dalam kehidupan.

Oleh sebab itu, skala waktu antar manusia tidak dapat di bandingkan, karena masing-masing memiliki variabel yang berbeda. Jika meminjam istilah statistika, ada variabel bebas, variabel terikat dan konstanta.
Variabel bebas adalah variabel yang dapat kita ubah untuk masa depan, variabel terikat adalah hasil dari formula ajaib variabel bebas kita dengan konstanta yang secara mutlak sudah ditetapkan oleh Rabb kita.

Membandingkan satu manusia dengan manusia lain, bagai memperdebatkan ketentuan Rabb yang Maha Pencipta, dan merasa lebih tahu yang seharusnya terjadi daripada yang Maha Tahu.
Kita sebagai manusia, hanya dapat membandingkan formula kita sendiri dalam dimensi waktu berbeda, apakah kurva kualitas kita meningkat, turun ataupun tidak beraturan.

Hentikan stigma menyamaratakan kehidupan orang lain sama denganmu. Dan mempertanyakan takdir orang lain yang bukan milikmu, karena bisa jadi merupakan awal meragukan Rabb mu dan merasa dirimu lebih cakap dari Dia.

#sabtulis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Part 1: Positive Thinking

Positif thinking isn't an instant things Berpikir positif itu ga serta merta begitu aja disegala situasi dan kondisi bisa seperti itu. Dan orang yang terlihat selalu berpikiran positif pun ga berarti ga pernah berpikiran negatif. They fight the negativi ty on their min ds. Kenapa perlu berpikir positif? Karena berpikiran negatif tidak akan menyelesaikan masalah, justru menambah beban pikiran karena over thinking yang ga penting. Berpikir positif itu bisa bantu berpikir lebih jernih dan ga menambah masalah baru dari negative thinking yang berujung sensi sama orang lain 😂 Dan masih banyak lagi Bisa ber- positive thinki ng itu butuh ilmu dan latihan. Ga cukup waktu hanya sehari-dua hari buat jd terbiasa, dan ga cukup juga hanya baca buku sekilas tanpa direnungkan, diresapi dan dipraktekkan. Sepengalaman saya, saya membeli beberapa buku yang berhubungan dengan pengelolaan pikiran dan emosional, mencoba mencari celah tentang gimana sih praktek buat bisa jernih berpikir...

Wanita Berdaya Ramah Keluarga

Kalau dari judulnya agak berat ya buat saya tulis karena ga ada riset atau pendapat ahli dibidang tentang keluarga dan lainnya yang berkaitan. Dalam tulisan ini, saya bukan mengurai kriteria ideal wanita dalam keluarga dan rumah tangga, karena saya pun belum berpengalaman berkeluarga mandiri, wkwk.. Okaaayy.. mari mulai masuk topik bahasan ya. Hmm.. wanita berdaya tapi tetap ramah keluarga? Di zaman sekarang, dimana wanita sudah bebas melakukan kegiatan, bebas bersekolah sampai jenjang yang tinggi dan bekerja secara aktif bahkan pada bidang yang dulu cuma pria yang ada disana. Zaman yang sering di teriaki emansipasi dan kesetaraan gender antara kaum adam dan kaum hawa, yang pada kenyataannya juga suka lucu. Misal wanita minta disetarakan kedudukannya dengan pria, seperti bisa mencapai jabatan yang sama dengan pria, bisa dapat kebebasan yang sama dengan pria deh pokoknya, tapi di kondisi tertentu wanita juga ingin diprioritaskan dan didahulukan, seperti istilah "ladies first...

Mari Berbahagia

Bahagia itu diciptakan, bukan dicari apalagi dikejar Siapa yang mau bahagia? Pastinya semua mau dong ya, mana ada orang yang mau menderita. Bagi kamu, apa sih definisi bahagia itu? Karena kita ga akan tahu kita bahagia atau tidak kalau kita tidak tahu apa arti dari kata tersebut. Kalau kamu bertanya apa aku bahagia, jawabannya: Definitely yes yes yessssss!! Walau kadang suka lupa, tapi gapapa, itulah gunanya ada kamu untuk mengingatkan aku, dan begitupun aku yang ingin selalu mengingatkan kamu bahwa aku bahagia sudah mengenal kamu. 😂 Bagiku bahagia itu banyak. Seperti saat masih menghirup udara pagi, merasakan aroma tanah saat hujan, saat melihat orang lain tersenyum bahagia dan masih banyak lagi. Namun, pernah ga sih saat lihat pencapaian orang lain, lalu jadi baper ngerasa kita ga maju-maju sedangkan orang lain sudah sampai ini, itu dan sana? It's okay. Gapapa. Buat punya perasaan itu wajar kok. Jangan berlarut menyalahkan diri sendiri, karena memang manusia ...