dua momentum itu telah merubah matahari cerah membeku dalam lapisan es tak biasa ya, hanya dua momentum sederhana namun berakibat luar biasa walau sudah terkungkung es, matahari itu masih bersinar bukan lagi sinar yang menghangatkan, namun sinar dingin yang menusuki tulang-tulang matahari terjebak dalam penjara tak berpintu terduduk ringkih tak berdaya dalam ruang semu matahari menatap sendu kepada bumi, "apa yang harus aku lakukan? aku tak mau membuat mereka mati karena sinarku yang tak lagi hangat memeluk, sinarku kini telah berubah,kini ia hanyalah pemadam harapan,penghapus mimpi" matahari menutup matanya, dan menarik sinarnya perlahan, hingga redup, redup dan gelap gulita kini matahari tak hanya terpenjara dalam ruang es, namun juga tenggelam dalam ketakutan tak bergeming, tak bersuara posisinya pun tak berubah sejak pertama ia tutup mata dalam batinnya, berulang ia gumamkan "bagaimana caranya aku keluar ...